Litterature Contemporaine Française
Apa itu Litterature contemporain français, apa saja karakteristiknya, apa saja yang mempengaruhi dan contoh karya sastra beserta penulisnya.
1. Apa itu litterature contemporaine français?
Literature kontemporer atau Sastra kontemporer adalah sastra yang ada pada abad ini. Ditandai dengan peperangan oleh kolonialisme, tetapi juga oleh ledakan ekonomi dunia atau industrialisasi penerbitan buku.
Menurut penulis Philippe Forest, terdapat tiga periode utama untuk sastra kontemporer : Paruh pertama abad ke 20 penulis menggambarjan dunia dan manusia secara realistis, yang mana penulisnya adalah Céline, Sartre, Proust atau Camus. Periode kedua, di pertengahan abad ke 20, ditandai dengan utopianisme, yang mana kita akan menemukan surealisme, novel baru atau teater yang absurd. Dan dari tahun 1980-an, terjadi perubahan besar, seiring percepatan globalisasi, serta industrialisasi sastra.
Oleh karena itu, abad ke 20 dan awal abad ke 21 merupakan periode perubahan besar dalam sastra. Periode kontemporer dalam sastra merupakan era yang beraneka ragam, tidak hanya satu, tetapi banyak gaya penulisan pada abad ini. Pada abad sekarang, telah mucul perkembangan sastra populer, seperti ; thriller, buku fiksi ilmiah, buku fantasi, dan novel erotis.
2. Apa saja karakteristiknya?
Sastra kontemporer tidak lagi terpaku pada sastra penulisan klasik seperti novel/puisi, liris/formal, oposisi yang dapat dibaca/tidak terbaca, sastra kontemporer memiliki gaya. Berikut beberapa karakteristik sastra kontemporer :
• Sudut pandang pribadi
Karya sastra kontemporer mencerminkan pandangan sosial dan politik pengarangnya. Ini disajikan melalui karakter, tautan ke peristiwa dan pesan sosial ekonomi dari karya mereka.
• Sumber daya naratif yang inovatif
Ada perbedaan dengan teknik naratif sebelumnya. Sastra kontemporer menggunakan sumber naratif avant-garde, seperti modifikasi cuaca dan penyajian dunia batin karakter.
• Realisme magis
Perkembangan realisme magis sebagai teknik naratif merupakan terobosan dalam sastra kontemporer abad ke 20, dan teknik revolusioner ini ditandai dengan karakter sosial dan politik yang dalam.
• Peristiwa yang sedang terjadi
Sebagian besar tema sastra kontemporer berkaitan dengan isu-isu utama dunia, seperti globalisasi, ras dan gender, ketidaksetaraan, iklim dan lingkungan, perang dan terorisme.
• Fiksi dan non-fiksi ditumpangkan
Dalam literatur kontemporer, penulis fiksi mendasarkan cerita mereka pada peristiwa nyata.
Dan untuk penulis nonfiksi menghidupkan tokoh sejarah dengan memasukkan dialog dan adegan imajinasi.
• Genre fiksi klasik. Genre ini terdiri dari cerita, novel, drama, puisi, dan film. Semuanya imajinasi dan ciptaan, tetapi itu disajikan sebagai cermin kehidupan dan pengalaman manusia secara konkret atau abstrak. Oleh karena itu, fiksi dalam sastra kontemporer bersifat realistik, artinya memperlihatkan ciri-ciri sebagai berikut:
- Berisi karakter yang berperilaku seperti kebanyakan pembaca. Karakternya harus bisa dipercaya.
- Ceritanya terjadi di masa sekarang.
- Lingkungan adalah tempat yang nyata, atau setidaknya terlihat seperti tempat yang nyata.
- Peristiwa adalah peristiwa yang bisa terjadi dalam kehidupan nyata.
- Dialog bersifat informal dan percakapan dan sering kali mencakup dialek daerah.
3. Apa saja pengaruhnya?
Melalui pengamatan terhadap estetika dan isu-isu baru yang ada saat ini, satu-satunya pendekatan ialah yang hanya bersifat historis dan tidak teoretis. Penulis kontemporer juga mendefinisikan diri mereka dengan cara memandang sejarah sastra, dengan cara mereka menceritakannya secara berbeda. Dalam sastra kontemporer berarti menganalisis tidak hanya karya, tetapi juga apa yang dikatakan karya-karya ini tentang tempat, penulis yang membesarkan mereka dalam sejarah sastra.
4. Sebutkan contoh karya sastra dan penulisnya
1. Frederique Clémençon - Les petits de Frédérique Clémençon
2. Jean Rolin - L’explosion de la durite
3. Anne Savelli - Franck
4. Jean-Yves Cendrey - Les jouets vivants
5. Pierre Bergounioux - Le récit Absent et Le baiser de Sorcière
6. Claro dan Claro - Madame Bovary et Tout le diaments du ciel
7. Yves Charnet - La tristesse durera toujours
8. Philippe Rahmy - Béton Armé
9. Eric Pessan - Muette
10. Frédéric-Yves Jeannet dan Frédéric-Yves Jeannet - Recouvrance et Corps et Arts
11. Patrick Chatelier - Pas le bon, pas le truand
12. Dominique Dussidour - Le risque de l'histoire
13. Francois Bon - Rock’n roll un portrait de Led Zeppelin
14. Xavier Person - Proposition d'activités
15. Martin Rueff - Comme si quelque
http://sebastienrongier.net/spip.php?article56
https://www.erudit.org/fr/revues/tce/2013-n102-tce01170/1022660ar/

Waw, c'est parfait
BalasHapusMerci..
Hapus